Hampir Kena Penipuan
Oleh: Tri Wahyuningsih
Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 30 November 2013 tepatnya saat saya sedang tidur siang tiba-tiba dari layar ponsel saya muncul tulisan"info 817 bahwa anda mendapatkan hadiah 10juta dan uang pulsa sebesar 1juta" tulisan seperti itu bukan berupa pesan (SMS) melainkan muncul sendiri di ponsel saya. Setelah itu, ponsel saya berdering dan ada telfon dari nomer baru xl yang bersuara dengan suara seorang ibu-ibu yang mengaku bahwa dirinya adalah dari petugas dari yang mengatakan bahwa saya mendapat undian hadiah ketiga dari sepuluh undian yang telah diacak. Setelah berbincang dengan ibu itu melalui telfon dari pembicaraan itu saya tidak yakin akan hal yang diucapkannya. namun ibu itu bersih keras untuk meyakinkan saya sehingga ibu itu berkata" demi Allah yang tidak bohong mbak ini saya dari center xl akan memberi hadiah ke mbak dan saya ini sudah naik haji masa saya bohong".kata-kata itu mulai meluluhkanku karena yang namanya sudah berkata "Demi Allah" secara tidak langsung beliau sudah berjanji karena Allah. Beliau meminta untuk datang ke ATM namun semua itu saya menunda-nundanya beliau menelfon saya terus menerus, dari sini saya mulai curiga kembali hingga saya konsultasi dengan keluarga yang sarannya itu untuk mencobanya siapa tahu itu rejeki saya. Hingga saya di ATM tiba-tiba ada dua orang laki-laki datang dan berkata bahwa saya jangan melakukan apa saja yang diminta ibu-ibu tersebut melalui telfon karena sekarang ini modus penipuan sedang merajalela melalui ponsel,hingga kedua laki-laki itu bercerita bahwa dirinya pernah di seperti itukan dan dkibarkan bahwa keluarganya yang di luar negri telah meninggal dunia. Setelah itu saya mematikan telfon dari ibu-ibu itu dan tidak berani mengangkat telfon dari nomer itu kembali. Namun kakak saya mencoba untuk mengangkat telfon dari nomer itu kembali dan menanyakan apakah semua itu benar ataukah tidak? dan ibu-ibu itu meyakinkan kakak saya kembali namun oleh kakak saya ditanya kembali ibu-ibu itu untuk mencoba mentransfer pulsa sebesar 1juta yang telah dijanjikan itu ke nomer ponsel saya namun ibu-ibu itu tidak berani dan lalu kakak saya berkata"wah,kalau begitu ibu telah melakukan penipuan"setelah itu ibu-ibu itu tidak berani menjawab dan langsung mematikan telfonnya itu. Saya dan kakak saya pun sedikit ketawa akan hal itu,seorang ibu-ibu yang telah berjanjidan berkata "Demi Allah" telah tega mengatas namakan "Allah" untuk melakukan kejahatannya itu.
Oleh: Tri Wahyuningsih
Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 30 November 2013 tepatnya saat saya sedang tidur siang tiba-tiba dari layar ponsel saya muncul tulisan"info 817 bahwa anda mendapatkan hadiah 10juta dan uang pulsa sebesar 1juta" tulisan seperti itu bukan berupa pesan (SMS) melainkan muncul sendiri di ponsel saya. Setelah itu, ponsel saya berdering dan ada telfon dari nomer baru xl yang bersuara dengan suara seorang ibu-ibu yang mengaku bahwa dirinya adalah dari petugas dari yang mengatakan bahwa saya mendapat undian hadiah ketiga dari sepuluh undian yang telah diacak. Setelah berbincang dengan ibu itu melalui telfon dari pembicaraan itu saya tidak yakin akan hal yang diucapkannya. namun ibu itu bersih keras untuk meyakinkan saya sehingga ibu itu berkata" demi Allah yang tidak bohong mbak ini saya dari center xl akan memberi hadiah ke mbak dan saya ini sudah naik haji masa saya bohong".kata-kata itu mulai meluluhkanku karena yang namanya sudah berkata "Demi Allah" secara tidak langsung beliau sudah berjanji karena Allah. Beliau meminta untuk datang ke ATM namun semua itu saya menunda-nundanya beliau menelfon saya terus menerus, dari sini saya mulai curiga kembali hingga saya konsultasi dengan keluarga yang sarannya itu untuk mencobanya siapa tahu itu rejeki saya. Hingga saya di ATM tiba-tiba ada dua orang laki-laki datang dan berkata bahwa saya jangan melakukan apa saja yang diminta ibu-ibu tersebut melalui telfon karena sekarang ini modus penipuan sedang merajalela melalui ponsel,hingga kedua laki-laki itu bercerita bahwa dirinya pernah di seperti itukan dan dkibarkan bahwa keluarganya yang di luar negri telah meninggal dunia. Setelah itu saya mematikan telfon dari ibu-ibu itu dan tidak berani mengangkat telfon dari nomer itu kembali. Namun kakak saya mencoba untuk mengangkat telfon dari nomer itu kembali dan menanyakan apakah semua itu benar ataukah tidak? dan ibu-ibu itu meyakinkan kakak saya kembali namun oleh kakak saya ditanya kembali ibu-ibu itu untuk mencoba mentransfer pulsa sebesar 1juta yang telah dijanjikan itu ke nomer ponsel saya namun ibu-ibu itu tidak berani dan lalu kakak saya berkata"wah,kalau begitu ibu telah melakukan penipuan"setelah itu ibu-ibu itu tidak berani menjawab dan langsung mematikan telfonnya itu. Saya dan kakak saya pun sedikit ketawa akan hal itu,seorang ibu-ibu yang telah berjanjidan berkata "Demi Allah" telah tega mengatas namakan "Allah" untuk melakukan kejahatannya itu.
Nah, demikian sedikit cerita dari saya semoga teman-teman dapat waspada akan segala sesuatu sekarang ini maupun ke depannya walaupun semua itu mengatas namakan "Allah".









0 komentar:
Posting Komentar