A. Hakikat Membaca sebagai Keterampilan Berbahasa
1. Pengertian Membaca
Membaca adalah proses pengolahan bacaan secara kritis kreatif yang dilakukan dengan tujuan memperoleh pemahaman yang bersifat menyeluruh tentang bacaan itu, dan penilaian terhadap keadaan, nilai, fungsi, dan dampak bacaan itu.
2. Manfaat Membaca
Manfaat dari membaca itu sendiri adalah dapat mengetahui peristiwa-peristiwa waktu lampau atau waktu sekarang di tempat lain atau berbagai cerita yang menarik tentang kehidupan di dunia ini.
B. Ragam Membaca
Tujuan utama membaca adalah mencari dan memperoleh informasi, mencakup isis, memahami makna suatu bacaan.Selain itu terdapat tujuan membaca yang lainnya yaitu:
1. Membaca untuk memperoleh suatu perincian-perincian atau fakta-fakta (reading for details or facts).
2. Membaca untuk memperoleh ide-ide utama (reading for main ideas).
3. Membaca untuk mengetahui urutan atau susuna, organisasi cerita (reading for sequences or organization)
4. Membaca untuk menyimpulkan, membaca inferensi (reading for inference)
5. Membaca untuk mengelompokkan, mengklarifikasi (reading to classify)
6. Membaca menilai, mengevaluasi (reading to evaluate)
7. Membaca untuk memperbandingkan atau mempertentangkan (reading to compare or contrast)
Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, Jazir Burhan (1976) mengemukakan ada beberapa jenis membaca,diantaranya:
1. Membaca Intensif, yaitu membaca yang dilakukan dengan hati-hati dan teliti sekali, dan biasanya cara membacanya lambat-lambat.
2. Mambaca Kritis, yaitu kegiatan membaca yang dilakukan secara bijaksana, bukan hanya mencari kesalahan belaka.
3. Membaca cepat, yaitu kegiatan membaca yang sangat penting pada era yang menuntut serba cepat seperti sekarang ini.
4. Membaca untuk Keperluan Praktis, yaitu penerapan kegiatan membaca secra praktis dalam kehidupan sehari-hari.
5. Membca untuk Keperluan Studi, yaitu membaca untuk memahami isi buku secara keseluruhan, baik pikiran pokok maupun pikiran-pikiran penjelas sehingga pemahaman yang komprehensif (mendalam dan utuh) tentang isi buku tercapai.
C. Teknik membaca
1. Teknik Membaca Pre Reading Plan (PReP), yaitu menurut Lenger bahwa teknik membaca dengan membuat ciri-ciri jenis asosiasi yang kemungkinan akan dikembangkan oleh murid-murid/para mahasiswa yang memiliki latarbelakan pengetahuan yang banyak atau yang sangat sedikit.
2. SQ3R yaitu teknik membaca untuk menemukan ide-ide pokok dan pendukung ide pokok juga membantu pembaca dapat mengingat lebih lama.
Sumber: Deri Anggraini, Sunarti. 2009. Keterampilan Berbahasa Indonesia.Universitas PGRI Yogyakarta .
Keterampilan Membaca
03.02 |
Label:
Keterampilan Membaca
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar